Timeline untuk Start Action

on Friday, September 4, 2009

Beberapa waktu yang lalu saya memutuskan untuk menjual NetBook HP mini 1000 yang saya punya. Akhirnya saya memutuskan untuk mengganti gadget kesayangan saya itu dengan Acer Timeline. Yang awalnya cuman impian saat saya lihat gambarnya di majalah CHIP, sekarang dia sudah ikut saya kemana-mana, tak gendong kemana-mana,...hahahaha (mbah surip mode on). Stop Dreaming Start Action, lgs ke toko komputer, kl kelamaan mikir nanti ga kebeli. Walaupun budget kurang, selama masih bisa kredit, kenapa harus cash.

Akhirnya Timeline berhasil dengan kepemilikan 50-50 karena sebagian biaya pembeliaannya di talangi dulu oleh saudara saya alias utang.

Kali ini saya ingin mengupas tentang "timeline" bukan dari spesifikasi, fitur dan keunggulan atau cara saya memperolehnya, tapi dari sisi makna kata "timeline" itu, dilihat dari kacamata saya dan sudut pandang saya sendiri.

Timeline, jika di terjemahkan adalah Garis Waktu. Sebuah garis yang kadang lurus dan kadang berkelok-kelok, tapi yang pasti makin lama garis itu akan semakin panjang dan bila tiba saatnya garis itu akan berhenti.

Sekarang pembahasan semakin menyempit, karena masing-masing kita punya timeline-nya sendiri-sendiri, saya tidak akan menyinggung timeline anda, maupun punya tetangga, saya akan mencoba mengupas My Own Timeline.

Semenjak menggunakan Gadget itu, ada semacam tekad dalam diri saya, bahwa saya akan menerapkan Filosofi timeline di tiap saat saya dapat bersentuhan dengannya.

Nah, jika membuka blog milik rekan-rekan blogger, saya merasa iri, karena blog saya terkesan kosong dan blm banyak isinya. Tapi ya gimana lagi, saya baru mulai bikin beberapa waktu yang lalu. Yang penting sekarang tekad Stop Dreaming Start Action yang sudah bulat akan saya laksanakan.

0 comments:

Post a Comment